Zen Phi Bimbel Magazine: Metode | Zen Phi Bimbel Magazine
Bimbel Jakarta Timur
Ilmu%20Pengetahuan

Peta Bimbel Jakarta Timur

Tampilkan postingan dengan label Metode. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode. Tampilkan semua postingan

GRADIEN DAN PERSAMAAN GARIS LURUS By Bimbel Jakarta Timur


GRADIEN DAN PERSAMAAN GARIS LURUS
Gradien adalah kemiringan suatu garis.

sedangkan Garis Lurus adalah garis yang menghubungkan dua titik. Persamaan garis lurus menunjukkan perbandingan komponen y dan komponen x yang dilalui titik yang dimaksud.


Menentukan gradien garis berdasarkan gambar

    Gradien garis dapat dihitung dengan :
    komponen perpindahan vertikal (y)    
    komponen perpindahan horisontal (x)

    Komponen y ke atas bernilai positif, sedangkan jika ke arah bawah bernilai negatif.
    Komponen x ke kanan bernilai positif, sedangkan jika ke kiri bernilai negatif.

    Perhatikan gambar berikut !

    Bangun Ruang Sisi Datar by Bimbel Jakarta Timur

    Bangun Ruang Sisi Datar by Bimbel Jakarta Timur

    | Bangun Ruang Sisi Datar adalah bangun tiga dimensi yang pada setiap rusuknya berbentuk garis dan tidak melengkung. Bangun ruang memiliki luas permukaan dan volume atau isi.


    baca juga :


    Bangun ruang yang kita bahas dalam artikel ini adalah prisma dan limas. Prisma adalah bangun ruang yang memiliki alas dan tutup dengan  bentuk dan ukuran sama dan sebangun. Sedangkan limas adalah bangun ruang yang hanya memiliki alas dan rusuk tegas berkumpul di puncak.

    KUBUS

    Kubus adalah bangun ruang sisi datar yang berbentuk prisma segiempat yang memiliki rusuk sama panjang. Kubus terdiri dari 6 persegi yang sama besar.

    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    kubus

    Pada gambar kubus ABCD.EFGH di atas disimpulkan bahwa kubus memiliki :
    • 12 rusuk yaitu AB, BC, CD, AD, EF, FG, GH, EH, AE, BF, CG, DH
    • 6 bidang berbentuk persegi yaitu ABCD, EFGH, ABFE, CDHG, ADHE, BCGF
    • 12 diagonal bidang yaitu AC, BD. EG, FH, AF, BE, DG, CH, BG, CF, AH, DE
    • 12 bidang diagonal yaitu ABGH, CDEF, BCHE, ADGFACGE, BDHF
    • 4 diagonal ruang yaitu AG, BH,CE, DF
    Jika rusuk kubus adalah s, maka

    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Rumus Kubus BJT

    BALOK

    Balok adalah bangun ruang yang terdiri dari 3 pasang segiempat.  
    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Balok

    Dari gambar di atas, kita dapat simpulkan bahwa balok memiliki :
    • 12 rusuk yaitu 4 rusuk panjang AB, CD, EF, GH, 4 rusuk lebar yaitu AD, BC, FG, EH dan 4 rusuk tinggi AE, BF, CG, DH
    • 6 bidang  yaitu ABCD, EFGH, ABFE, CDHG, ADHE, BCGF
    • 12 diagonal bidang yaitu AC, BD. EG, FH, AF, BE, DG, CH, BG, CF, AH, DE
    • 12 bidang diagonal yaitu ABGH, CDEF, BCHE, ADGFACGE, BDHF
    • 4 diagonal ruang yaitu AG, BH,CE, DF
    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Rumus Balok BJT

    Prisma

    Prisma adalah bangun ruang yang sisi alas dan tutupnya merupakan bangun datar dengan bentuk dan ukuran yang sama serta sisi tegak prisma merupakan segi empat. Prisma bisa berbentuk prisma segitiga, prisma segiempat, prisma segi-lima dan lain-lain. Kubus dan balok merupakan contoh prisma segi-empat.

    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Prisma

    Dari gambar di atas, kita dapat simpulkan bahwa prisma memiliki :
    • jumlah rusuk prisma segi-n adalah 3 x n
    • jumlah bidang prisma segi-n adalah n + 2
    • jumlah sudut prisma segi-n adalah 2 x n



    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Rumus Prisma BJT


    Limas

    Limas adalah bangun ruang yang memiliki sisi alas dengan sisi tegak berbentuk segitiga. Limas bisa berbentuk limas segitiga, limas segiempat, limas segi-lima dan lain-lain. Bidang empat adalah sebutan untuk limas segitiga yang semua panjang rusuknya sama besar.


    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Limas

    Dari gambar di atas, kita dapat simpulkan bahwa limas memiliki :
    • jumlah rusuk limas segi-n adalah 2 x n
    • jumlah bidang prisma segi-n adalah n + 1
    • jumlah sudut prisma segi-n adalah n + 1

    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Rumus Limas BJT


    Contoh soal


    1.  Diketahui panjang DF pada kubus di bawah iniadalah 63cm. 
    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    soal nomor 1
    Tentukanlah:
    a.     Panjang rusuk kubus
    b.    Luas permukaan kubus
    c.    Volume kubus 
    Jawab : 
    a. DF adalah diagonal ruang, 
        sehingga s √3=6√3 
        s=6 cm
    b. Luas permukaan kubus 
        = 6 x s²
        = 6 x 6²
        =6 x 36
        =216 cm²
    c. Volume kubus
      =s³
      =6³
      =216 cm³

    2. Sebuah kubus berukuran 12 cm x 4 cm x 3 cm. 
        Tentukanlah :
    a.      Panjang diagonal ruang balok
    b.    Luas permukaan balok
    c.    Volume balok

    Jawab : 
    a. Panjang diagonal ruang balok
      =√(p² + l² + t² )
      =√(12² + 4² + 3²)
      =√(144 + 16 + 9)
      =√169
      =13 cm
    b. Luas permukaan balok
        =(2 x p x l) + ( 2 x p x t) + (2 x l x t)
        =(2 x 12 x 4) + (2 x 12 x 3) + (2 x 4 x 3)
        =96 + 72 + 24
        =192 cm²
    c. Volume balok 
        =p x l x t
        =12 x 4 x 3
        =144 cm³

    3. Sebuah kubus mempunyai volume 512 cm³. 
    Tentukanlah :
    a.      Panjang rusuk kubus
    b.    Luas permukaan kubus


    Jawab : 
    a. volume kubus=s³,
       maka rusuk kubus, 
       s=∛V
       s=∛512=8 cm
    b. Luas permukaan kubus 
      =6 x s²
      =6 x 8²
      =384 cm²

    4. Diketahui sebuah balok mempunyai luas sisi alas 120 cm², luas sisi depan 75 cm² dan luas sisi samping 40 cm². Tentukanlah volume balok serta ukuran panjang, lebar dan tinggi balok !
    Jawab :
    Luas sisi alas x luas sisi depan x luas sisi samping=(p x l) x (p x t) x (l x t)=p² x l² x t²=(p x l x t)²
    maka Volume=√(p x l) x (p x t) x (l x t)
    =√(120 x 75 x 40)
    =√360.000
    =600 cm³

    panjang=√(p x l) x (p x t) : (l x t)
                  =√(120 x 75 : 40)
                  =√225
                  =15 cm
    lebar= √(p x l) x (l x t) : (p x t)
              =√(120 x 40 : 75)
              =√64
              =8 cm
    tinggi= √(p x t) x (l x t) : (p x l)
              =√(75 x 40 : 120)
              =√25
              =5 cm

    5. Sebuah prisma memiliki alas segitiga siku-siku dengan  ukuran sisi 5cm, 12 cm dan 13 cm dan tinggi prisma 20 cm. Tentukan luas permukaan dan volume prisma tersebut !
    Jawab :
    Luas permukaan 
    =(2 x luas alas) + ( keliling alas x tinggi prisma)
    =( 2 x 5 x 12 : 2) + (5 + 12 + 13) x 20
    =60 + 600
    =660 cm²
    Volume 
    = luas alas x tinggi prisma
    =(5 x 12 :2 ) x 20
    =600 cm³

    6. Diketahui prisma trapesium seperti gambar di bawah. 
    Tentukan luas permukaan dan volume prisma tersebut !

    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    soal nomor 6

    Jawab : 
    Perhatikan gambar trapesium berikut !

    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    jawaban soal nomor 6

    Terlebih dahulu kita tentukan tinggi trapesium dengan menggunakan dalil phytagoras.
    5² + t²=13²
    25 + t²=169
    t²=169 - 25=144
    t=√144=12 cm

    Luas permukaan prisma 
    =(2 x luas alas) + ( keliling alas x tinggi prisma)  
    =(2 x (10 + 20) x 12 : 2) + (13 + 10 + 13 + 20) x 25
    =360 + 1.400
    =1.760 cm²                                    

    Volume prisma 
    =luas alas x tinggi prisma
    =((10 + 20) x 12 : 2) x 25
    =180 x 25
    =4.500 cm³

    7. Sebuah limas alasnya berbentuk persegi dengan panjang rusuk alas 16 cm dan tinggi limas 15 cm. 
    Tentukanlah :
    a.    Luas permukaan limas
    b.  Volume limas



    Jawab : 
    a. Perhatikan gambar limas persegi berikut !
    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Limas persegi

    Terlebih dahulu kita mencari tinggi bidang tegak segitiga yang pada gambar ditunjukkan oleh garis TP. Garis OP panjangnya adalah 1/2 dari panjang rusuk yaitu 1/2 x 16=8 cm.
    Dari segitiga TOP kita cari panjang TP dengan dalil phytagoras.
    TP²=TO² + OP²
          =15² + 8²
          =225 + 64
          =289
    TP  =√289=17 cm
    Maka luas permukaan 
    =Luas alas + 4 x luas segitiga
    =(16 x 16) + 4 x (16 x 17 : 2)
    =256 + 544
    =800 cm²

    b. Volume limas 
    =1/3 x luas alas x tinggi limas
    =1/3 x 256 x 15
    =1.280 cm³

    8. Andi memiliki sebuah kotak berbentuk balok untuk menyimpan mainannya. Kotak tersebut berukuran 90 cm x 75 cm x 30 cm. Kotak mainan tersebut diisi mainan kardus-kardus mainan berbentuk kubus dengan panjang rusuk 15 cm. Berapa banyak kardus kubus yang dapat mengisi kotak mainan tersebut?

    Jawab : 
    Jumlah kubus yang dapat mengisi kotak balok 
    =Volume balok : volume kubus
    =(90 x 75 x 30 ) : (15 x 15 x 15)
    =60 buah

    9. Sebuah akuarium berbentuk balok berukuran panjang 1,2 m, lebar 75 cm dan tinggi 60 cm. Jika akuarium tersebut diisi air sampai 2/3 tingginya, berapa liter volume air dalam akuarium tersebut?

    Jawab : 
    Karena liter=dm³, maka semua ukuran dirubah ke dalam satuan dm
    p=1,2 m=12 dm
    l  =75 cm=7,5 dm
    t=60 cm=6 dm

    Volume air 
    =2/3 x volume akuarium
    =2/3 x 12 x 7,5 x 6
    =360 dm³
    =360 liter

    10. Farlan hendak membuat tenda dari kain terpal yang berbentuk limas persegi panjang. Tenda itu ukuran alasnya 3,2 m x 1,8 m dan tinggi 1,2 m. Jika tenda yang dibuat Farlan tidak menggunakan alas, maka tentukan luas kain terpal yang dibutuhkan !

    Jawab : 
    Perhatikan gambar di bawah !
    Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
    Limas Persegi Panjang

    Segitiga di bagian depan berukuran sama dengan segitiga bagian belakang yaitu panjang alasnya 3,2 m dan tingginya adalah ruas TQ. Panjang TQ bisa dihitung dengan dalil phytagoras dari segitiga TQO.
    TQ²=TO² + QO²
            =1,2² + 0,9²
            =1,44 + 0,81
            =2,25
    TQ=√2,25=1,5 m

    Segitiga di bagian kiri berukuran sama dengan segitiga bagian kanan yaitu panjang alasnya 1,8 m dan tingginya adalah ruas TP. Panjang Tp bisa dihitung dengan dalil phytagoras dari segitiga TPO.
    TP²=TO² + PO²
            =1,2² + 1,6²
            =1,44 + 2,56
            =4,00
    TP=√4,00=2,0 m

    Maka luas kain terpal yang dibutuhkan 
    =2 x luas segitiga depan + 2 x segitiga samping
    =2 x (3,2 x 1,5 : 2) + 2 x (1,8 x 2,0: 2)
    =4,8 + 3,6
    =8,4 m²

    Demikian rangkuman materi tentang bangun ruang sisi datar beserta contoh soal dan pembahasannya. Semoga dapat membantu anda untuk lebih memahami materi tersebut.

    https://www.radarhot.com/2018/10/bangun-ruang-sisi-datar.html

    STOIKIOMETRI by Bimbel Jakarta Timur

    STOIKIOMETRI by Bimbel Jakarta Timur


    Dalam Artikel ini Bimbel Jakarta Timur akan membahas secara Khusus mengenai Stoikiometri yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif antara pereaksi (reaktan) dan hasil reaksi (produk) dalam persamaan kimia.

    Turunan Fungsi by Bimbel Jakarta Timur

    Sebelum ke Rumus-Rumus, Contoh Soal dan Pembahasan Bimbel Jakarta Timur menjabarkan definisi secara Matematika, Fisika, Ekonomi dan Rekayasa

    Turunan Fungsi by Bimbel Jakarta Timur


    Dalam matematika

    Turunan fungsi adalah konsep yang terkait dengan perubahan suatu fungsi terhadap variabel independennya. Dalam istilah yang lebih sederhana, turunan memberikan informasi tentang sejauh mana suatu fungsi berubah ketika nilai variabel independennya berubah. Turunan sering digunakan untuk mengukur kecepatan perubahan suatu fungsi pada suatu titik tertentu.

    Barisan Dan Deret by Bimbel Jakarta Timur



    Barisan Dan Deret by Bimbel Jakarta Timur

    Disini Bimbel Jakarta Timur akan menjelaskan secara rinci dan jelas tentang Barisan dan Deret. Barisan bilangan itu adalah bilangan yang tersusun menurut aturan tertentu, sehingga suku-sukunya merupakan fungsi dari n, n ∈ bilangan asli

    BESARAN DAN SATUAN by Bimbel Jakarta Timur

    BESARAN DAN SATUAN by Bimbel Jakarta Timur



    Dalam Artikel Besaran dan Satuan, Bimbel Jakarta Timur Mencoba Menjelaskan secara rinci. Definisi Besaran, adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan yang memiliki nilai. Menurut penyusunannya besaran terbagi menjadi dua yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Sedangkan berdasarkan arahnya besaran juga dibagi dua yaitu besaran vektor dan skalar.
    Zen Phi Bimbel Magazine: Metode | Zen Phi Bimbel Magazine